Space Iklan Islami

Haji Faisol - Relawan Pelayanan jamaah haji di Kota Karbala

Posted by I S L A M A D I N A on 11.26.2016

Sukarelawan jamaah haji di kota karbala

PELAYAN. Pria berusia 50 tahun itu bernama Haji Faisol dan anak kecilnya bernama Ahmody. Haji Faisol adalah seorang pengusaha terkenal dari Basrah. Bisnisnya mulai dari kapal tanker, cargo dan forwarding.

Seperti umumnya warga Irak lainnya, setiap musim Arbain Haji Faisol dan anaknya menyediakan diri menjadi pelayan puluhan juta peziarah bersama relawan-relawan pelayan dari kota Basrah menuju kota Karbala, tempat pusara Imam Husain.

Haji Faisol membeli gedung cukup luas persis di tiang 1171 (tiang penanda peziarah pejalan kaki dari Najaf-Karbala), lokasinya sudah hampir memasuki kota Karbala bernama Mawkib Muslim bin Aqil sebagai rest area bagi peziarah. Tahun ini peziarah asal Indonesia beristirahat, makan minum dan tidur di tempatnya.
Hidangan serta istirahat gratis bagi jamaah haji

Musim Arbain tahun ini Haji Faisol menghabiskan 2 juta USD untuk melayani peziarah. Anaknya, adiknya, pamannya dan sepupu-sepupunya turut serta menjadi relawan peziarah. Saya diperlihatkan gedung rest area miliknya beserta dapur umum yang terus menyediakan makanan dan minuman bagi peziarah.

Dia bercerita pekan lalu sebelum saya datang, para pelayan peziarah berisi warga, pengusaha, BUMN, dan pemerintah membentangkan karpet makan beserta makananannya sepanjang 90 KM sebagai Sufrah Ummul Banin, hadiah untuk Ummul Banin yang terutama dibuat oleh rakyat Irak seminggu sebelum 20 Safar. Setiap rest area atau mawkib sambung-menyambung dari kota Najaf hingga Karbala membentangkan karpet makan.

Peristiwa itu difoto dari udara yang lantas membuat haru dan tangis warga Irak. Negeri yang terus-menerus ditonton dunia karena ujian dan peperangan namun tak putus pula kasih sayang dan kedermawanannya.

Warga Irak memang istimewa pelayanannya kepada peziarah Imam Husain. Mereka sampai meminta-minta peziarah untuk menginap di rumah mereka dengan sebutan sayangku, cintaku, kekasihku, orang-orang yang dicintai Imam Husain, datanglah ke rumahku.

Saya sendiri sampai hapal kata "hanian" "hanian" yang kira-kira artinya, yang enak makannya ya, sapaan warga Irak saat kita mulai makan.
Kebersamaan jamaah haji di kediaman haji Faisol

Cerita seorang warga Iran yang berjalan kaki dari perbatasan mengatakan dia habis dibuat terheran-heran dengan kebaikan hati dan pelayanan warga Irak yang tanpa batas sejak dari berangkat hingga pulang ziarah.

Di akhir perbatasan dia menghadapkan wajahnya kepada Aba Abdillah al Husain seraya berkata "Wahai Imam sesunguhnya engkau telah dimakamkan di tempat yang tepat dan terhormat." Inilah cinta yang terus-menerus ditumbuhkan Imam Husain bahkan seribu tahun lebih setelah syahadahnya.

Saya sudah berjanji kepada diri sendiri, kebaikan hati dan penghormatan warga Irak kepada Imam Husain akan saya sampaikan dalam tulisan sederhana.

Note: Haji Faisol mengajak peziarah Indonesia tahun depan untuk singgah kembali dan menjadi relawan pelayan peziarah barang 2-3 hari di mawkib beliau di tiang 1171.

Blog, Updated at: 15.05.00

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih sudah Berkunjung Ke Blog Ini..Silahkan Berkomentar Asal dengan bahasa santun dan saling menjaga kesopanan.
Hidup Blogger Indonesia..!!!!

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

DIMANA ALLAH / TAUHID