Space Iklan Islami

Akibat Menghina NU , Seketaris Umum HMI Deni Iskandar Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Posted by I S L A M A D I N A on 11.11.2016

Kasus Deni Iskandar menghina NU terus Bergulir.

Dikutip dari MuslimmediaNews.com - Kasus Deni Iskandar alias Dheny Goler Tea bermula ketika Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu memposting tulisan berisi hinaan, cacian, dan fitnah kepada Nahdlatul Ulama di akun Facebooknya.


Hanya karena tidak ikut aksi demo 4 November, Deni Iskandar berkata-kata kasar dengan menyebut NU sebagai ormas Islam yang tidak punya kelamin. Bahkan ia memfitnah  NU sebagai ormas yang memecah belah Islam di Indonesia, sembari mengagungkan ormas FPI. Tak cukup sampai disitu, dari mulutnya keluar kata-kata yang tidak patut sebagai seorang kader HMI. Ia menuding Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj sebagai penjilat dan menyuruh Kiai Said Aqil menjilati pant*tnya Ahok dan Jokowi.



Ketakutan dan banyaknya netizen yang marah, Deni Iskandar menghapus status postingannya dan meminta maaf melalui akunnya. Mungkin karena takut dirinya telah dipolisikan, akun Deni Iskandar sekarang sudah non-aktif, tidak ada lagi di Facebook,



Meski begitu, kasus hukum yang menimpa Deni Iskandar akan tetap diusut tuntas dan kini sudah masuk laporan Tim Cybercrime Polda Metro Jaya. Menurut Undang-Undang Hukum di Indonesia, berdasarkan pasal 45 Undang-Undang ITE, Deni Iskandar terancam hukuman pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak 1 milyar rupiah. Jika terbukti mengakibatkan kerugian bagi pihak lain, hukuman yang dijatuhkan kepada Deni Iskandar bisa jadi akan menjadi lebih berat, dengan hukuman penjara maksimal 12 tahun dan atau denda maksimum 12 milyar rupiah.


Blog, Updated at: 21.13.00

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih sudah Berkunjung Ke Blog Ini..Silahkan Berkomentar Asal dengan bahasa santun dan saling menjaga kesopanan.
Hidup Blogger Indonesia..!!!!

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

DIMANA ALLAH / TAUHID