Space Iklan Islami

Ketika Islam menjadi Anak Tiri di negeri Demokrasi

Posted by I S L A M A D I N A on 10.01.2016



Kisah slam di negeri demokrasi

Jumlah penganut agama islam di indonesia hingga tahun 2016 berkisar 70% . Woww jumlah yang sangat fantastis.
Tercatat lebih dari 30 golongan aliran islam menyebar diseluruh tanah air.
Masing masing aliran memiliki keunikan , diantaranya :

- Satu keyakinan namun berbeda cara dan aturan pelaksanaan
- Satu keyakinan namun berbeda prinsif serta cara penyampaian
- Satu keyakinan namun berbeda waktu pelaksanaan dan tata cara beribadah.
- Satu keyakinan namun berbeda kitab suci serta suri tauladan.

Jadi , bilamana hendak dihitung ulang persentase jumlah penganut agama islam maka jawabannya hanya  sekitar 25% dan sisanya berdiri sendiri dengan aturan dan tata cara yang mereka yakini.

Bila dikelompokkan, aliran islam diindonesia terbagi menjadi beberapa bagian :

- Aliran islam murni mengikuti rasulullah dan alqur'an

- Aliran islam toleransi mencampurkan ajaran rasulullah dan tradisi daerah namun masih berpegang pada AL qur'an al kariim.

- Aliran islam tradisi yaitu mengambil islam sebagai agama tapi tetap mendahulukan tradisi dari nenek moyang / para pendahulu mereka.

- Aliran islam garis keras yaitu mengacu pada jihad fi sabilillah , bisa berupa gerakan anarkis maupun kekerasan pada tempat atau kelompok yang di anggap menyimpang dari aturan islam. Biasa disebut terorisme guna menegakan syareat islam menurut hukum dan sudut pandang islam yang berbeda.

- Aliran islam politik dan modern.
Aliran ini biasanya menggunkan logika dasar dalam membuat sebuah fatwah atau keputusan, bertindak bijak menurut perkembangan zaman, mengambil beberapa firman serta hadits yang dijadikan sebagai patokan atau landasan dasar.aliran ini lebih berorientasi pada keselarasan hubungan masyarakat, telihat menyamarkan beberapa aturan dasar dengan berpegang pada beberapa dalil dalil yang mereka yakini.

Sungguh miris melihat islam dinegeri ini, semua yang mengaku beragama islam tapi kebanyakan hanya menjadi kedok agar diakui beragama.
Para calon pemimpin berikrar janji atas nama agama namun jauh dari suri tauladan yang diharapkan.
Para orang tua yang mengaku sebagai umat islam tapi lalai mengarahkan anak anaknya untuk memahami aqidah islam, mereka sibuk dengan duniawi serta status sosial hingga melupakan anak anak yang merupakan titipan dari Allah Swt.
Inilah wajah islam di negeri demokrasi, para anti islam selalu berusaha menjatuhkan islam dengan berbagai cara , para ulama sibuk dengan urusan dunia mereka masing masing dan para penganut lainnya sibuk membenarkan bahwa aliran islam merekalah yang paling benar.
Yaa Ilahi .. Bila datang masa penghakimanmu maka izinkanlah aku berpulang lebih dahulu kehadiratMu daripada kurasakan betapa mengerikan akan kemurkaan yang telah Engkau janjikan.


Blog, Updated at: 06.05.00

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih sudah Berkunjung Ke Blog Ini..Silahkan Berkomentar Asal dengan bahasa santun dan saling menjaga kesopanan.
Hidup Blogger Indonesia..!!!!

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

DIMANA ALLAH / TAUHID