Space Iklan Islami

Islam tidak perlu modifikasi untuk mengikuti kemajuan zaman - Islam sudah sempurna

Posted by I S L A M A D I N A on 10.04.2016

Islam menjawab tantangan zaman

Di era modern tahun 2016 ini sangat banyak orang yang meragukan kecocokan ajaran islam dengan pesatnya perkembangan zaman.terasa tidaklah mungkin bahwa sebuah agama yang diturunkan 1600 tahun yang lalu mampu menjawab semua pertanyaan serta kebutuhan dizaman ini.
Beberapa contoh di indonesia diantaranya adalah marak perdebatan antara perkawinan beda agama yang tidak sepenuhnya dianjurkan dalam islam serta perkawinan sesama jenis yang dengan jelas dilarang serta diharamkan dalam islam.
Sederet opini dari kalangan para ahli terkemuka serta budayawan pun dijadikan tontonan pavorite guna mencari solusi atas masalah perkawinan berbeda agama serta perkawinan sejenis yang terjadi akhir akhir ini.
Beberapa kalangan aktivis dari islam liberal maupun LGBT menyetujui konsep perkawinan beda agama serta perkawinan sejenis dengan mengambil dalil bahwa indonesia adalah negara demokrasi serta menjunjung tinggi nilai nilai hak azazi manusia.
Benarkah hukum hukum islam yang dibuat 1600 tahun yang lalu sudah tidak sesuai dengan tingkat kemajuan zaman masa kini ?
Sebuah pertanyaan bimbangpun akhirnya terlontarkan dari beberapa kalangan umat islam yang aqidahnya lemah.

Bila ditelisik lebih dalam, sebenarnya yang menganggap bahwa ajaran islam sudah tidak sesuai dengan tuntutan zaman adalah oknum oknum yang mengangkat diri mereka sendiri menjadi ulama atau beberapa pihak memiliki kepentingan pribadi atas kepentingan tersebut.
Hak azazi manusia tidak melarang siapapun untuk berkreasi menurut apa yang mereka inginkan namun selama itu tidak menjurus pada kerusakan moral masyarakat atau mengakibatkan masyarakat lain merasa terganggu dengan pemikiran serta tindakan yang mereka lakukan.
Meski didalam islam tidak secara terang terangan melarang atas terjadinya perkawinan beda agama namun secara tidak langsung islam menganjurkan lebih utama menikahi yang seagama atau seiman denganmu.
Sedang mengenai permasalahan pernikahan sejenis, islam dengan tegas melarang  dan menggaris bawahi akan pedihnya azab api neraka bagi mereka yang, baik yang mengubah jenis kelamin ataupun yang menikah dengan sesama jenis.

Bila kita mau mencermati secara nalar, tidaklah larangan itu dibuat melainkan besarnya keburukan yang diakibatkan ketimbang kebaikan yang didapat atas setiap perbuatan yang sudah dilarang.
Sebuah pernikahan beda agama contohnya, bagaimana sebuah keluarga bahagia akan mampu dibangun pada 2 pondasi yang berbeda dan yang utama dijadikan  sebagai bahan pertimbangan adalah mengenai Anak atau keturunan.
Anak sebagai sebuah titipan hendaknya ditanamkan ajaran agama yang baik namun dengan adanya 2 agama dalam satu keluarga akan membuat anak menjadi bimbang untuk memilih mana agama yang terbaik serta sebab akibat apa yang akan didapat bila memilih salah satu dari 2 agama yang dianut dalam sebuah keluarga.
Tidakkah kedua orang tua berpikir betapa berat pilihan seorang anak untuk memilih agama yang disukainya serta rasa enggan membuat salah satu dari kedua orang tuanya kecewa atas pilihannya sedang masing masing orang tua menganggap agama yang mereka anut adalah yang terbaik untuk anak anak atau keturunannya..
Mungkin itu hanya sebuah jawaban kecil dari pemikiran manusia atas hal mengenai mengapa tidak dianjurkannya pernikahan beda agama didalam islam sedang masih banyak faktor keburukan lain yang terkandung dalam pernikahan berbeda agama.

Mengenai pernikahan sejenis yang secara gamblang dilarang agama serta dimurkai oleh Allah Swt.
Tidakkah kalian semua pernah mendengar kisah bagaimana pedihnya azab Allah atas Kaum SODOM pada zaman nabi Luth alaihissalam dan hingga kinipun bukti azab Allah masih bisa kita lihat pada beberapa peninggalan mumi / mayat yang terawetkan yang ditemukan pada beberapa situs yang dipercaya merupakan sebagai lingkungan dimana kaum sodom dahulunya berada.
Begitu banyak keburukan yang ditimbulkan oleh pernikahan sejenis atau secara sengaja mengubah jenis kelamin sebagaimana yang telah digariskan.

Salah satunya adalah timbulnya penyakit yang hingga saat ini belum ada obatnya.
Bagaimana mungkin sebuah zaman mampu disebut modern bila hingga 50 tahun lebih belum mampu menemukan vaksin atau obat untuk penyakit HIV / AIDS ?
sebuah penyakit yang muncul akibat pergaulan bebas dan paling banyak ditemukan pada hubungan sejenis .
Mampukah alat alat canggih pada dunia modern saat ini memberikan solusi atas penyakit tersebut yang ditimbulkan oleh hubungan sejenis ?
Lalu bagaimana mungkin sebuah kitab suci yang diturunkan 1600 tahun yang lalu sudah bisa memprediksi akan munculnya jenis penyakit ini akibat hubungan bebas terutama hubungan sejenis ?

Hanya karena membawa bendera HAM , apakah  pantas LGBT di sah kan sebagai sebuah komunitas resmi diindonesia dan apakah dengan mengutip sedikit hadist dari baginda Rasulullah muhammad, apakah kita sudah benar menyetujui pernikahan beda agama diindonesia ? 
Sesungguhnya masih banyak terdapat pilihan  lebih baik yang bisa kita jadikan contoh serta acuan untuk menjadi umat islam yang diridoi oleh Allah Swt dan tidak akan Tuhan melarangmu dalam melakukan sesuatu melainkan pada hal tersebut terdapat banyak keburukan didalamnya.


Jagalah diri kalian masing masing karena sesungguhnya dunia sudah semakin tua dan para ulama yang dimuliakan Allah sudah mulai sedikit didunia ini sebagai tanda tanda bahwa hari akhir semakin dekat.
Semoga Alla Swt senantiasa melindungi , senantiasa mengingatkan kita pada setiap khilaf dan dosa serta senantiasa melimpahkan Rahkmat serta keridhoan pada kita semua.
Allahuma ameen.

Blog, Updated at: 06.03.00

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih sudah Berkunjung Ke Blog Ini..Silahkan Berkomentar Asal dengan bahasa santun dan saling menjaga kesopanan.
Hidup Blogger Indonesia..!!!!

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

DIMANA ALLAH / TAUHID